Dear, Kawan

Thursday, 13 February 2014
Dear, Kawan..
Lama rasanya tidak bersua
Kita lama tidak menghabiskan waktu bersama
telah tama tak ada tawa yg memayung diatas kita

Lama rasanya tidak menemukan dirimu di tempat biasa kita
jarak kita makin terbentang
kau memberi jarak diantara kita
Tembok diantara kita begitu kokoh berdiri
Kita lama tak bersua

Apa yang kau pilih menjadi jarak diantara kita
Banyak hal yang kita tak seiya sekata
Kita sering berbeda, bukan? Tapi tak pernah berjarak
Kita pernah berselisih, bukan? Tapi tak pernah ada tembok diantara kita
Ini begitu terlihat kusut

Kata orang, sahabat akan selalu tahu jalan kembali
Benar begitu? Kau tahu jalannya? Aku tahu jalannya?
atau mungkin kamu tahu tapi terlalu ego, begitupun denganku
atau barangkali kamu berniat menyudahi persahabatan kita, Kawan?
Kita telah banyak berubah, dalam beberapa hal yang menjadi prinsip dan pilihanmu
Jelas kau membentangkan jarak di hadapan kita

Pernahkan sekali kau merindukan kebersamaan kita?
sekedar mengingat kembali waktu-waktu kita bersama?
Waktu dimana kita pernah tertawa bersama, menangis bersama, berpelukan, menguatkan satu sama lain? Pernahkah, Kawan?
Waktu dimana kita pernah begitu tangguh, kuat dan bahagia?
Bila pernah, setidaknya kita masih berada dalam satu lingkaran.

0 comments:

Post a Comment