Day #2: Satu Sore Bahagia

Saturday, 31 January 2015
Aku pernah bermimpi
Tentang seorang pria sederhana
Yang tiba-tiba berusaha sekuat tenaga
Untuk ada di duniaku
Pria sederhana, memiliki beribu pemikiran
yang selalu mengejutkanku
Pria sederhana yang selalu mengingatkanku
dengan cara sederhana yang tidak pernah terpikirkan

===========================================================

Sore itu saat hanya lelah yg kudapati
aku ingin sekali memeluk bantal guling
di kasur empuk kamar kos ku
Namun, telepon genggamku berdering
suaramu yang ada di ujung sana
memberitahuku bahwa kamu telah sampai

Segera aku beranjak menemuimu
mendapatimu di depan pagar kos ku sore itu
entah mengapa aku keringat dingin melihatmu sore itu
kaki ku serasa ingin terlepas
"Harusnya aku minum beberapa gelas air putih dulu tadi", ucapku dalam hati
aku melihatmu dengan malu-malu, beberapa detik aku turunkan pandanganku
Aku tak mau kamu menangkap geliat tak baikku ini

Beberapa menit kita saling diam...
serasa beberapa jam bagiku
kemudian kamu memberikanku sebuah bungkusan
hadiah ulangtahunku, katamu
aku menerima dengan senyum yang sebisa mungkin menutupi rasa aneh
yang sedang aku rasa
Beberapa menit kemudian
kalimat demi kalimat keluar begitu saja darimu
aku mendengar dengan malu
tak berani memandangmu
beberapa menit kemudian
kusadari hanya satu kata yang kubalas
setelah banyaknya kalimat yang aku dengar darimu
aku sadar karena napasku tiba-tiba tidak beraturan
Kerongkonganku kering, aku butuh beberapa gelas air putih

Kamu pamit pulang dengan senyum, akhirnya
aku kembali ke kamar dengan membawa hadiah ulangtahunku
dan dengan bahagia yang aku rasa begitu indah
Ini sore yang membahagiakan, ada kamu disitu
pria sederhana yang pernah aku impikan
Sore itu aku rasa satu bahagia telah aku genggam

Bersamamu.....


0 comments:

Post a Comment