Kata

Tuesday, 13 October 2015


Aku adalah hati yang kau lukai
Hati yang memiliki cinta
Tapi telah kau sayat hatinya dengan kata-katamu
Hati yang telah kau lukai dengan pisau yang tertancap di mulutmu

Mulutmu berubah menjadi pisau tajam
Sayatan di hati perih
Kamu tahu rasanya?
Pastilah tidak, karena sayatan itu tertuju padaku

Kadang mengapa cinta yang baik
Tersayati oleh kata-kata yang menuruti keegoisan pemiliknya
Kamu tahu katamu kemudian memberi jarak
Berubah menjadi luka
Berubah menjadi tembok besar

Maka sesungguhnya
Berhati-hatilah dengan kata
Kau tidak akan pernah tahu hati siapa yang tetap luka basah
Tiap kali mengingat kata-katamu

1 comments:

  1. dalam banget kak puisinya sungguh indah maknanya.. ooo iya kalau ingin punya web gratis yukk disini aja.

Post a Comment