Hanya Ombak 'Kecil'

Friday, 26 August 2011


If you ever find yourself stuck in the middle of the sea
I'll sail the world to find you
If you ever find yourself lost in the dark and you can't see
I'll be the light to guide you
Saya benci kamu yang sekarang. Kamu yang banyak diam, kamu yang banyak sedih, kamu yang tertutup. Kamu yang menutup segalanya dari dunia ini. Kamu yang sepertinya tak mampu lagi menatap dunia. Kamu sekarang BERBEDA, tidak seperti kamu yang dulu, kamu yang dulu yang saya kenal. Kamu yang dulu itu kamu yang ceria, kamu yang selalu hadirkan senyum terangkai di wajah hitam manismu itu. Sobat, sikapmu ini, perubahanmu ini tak mampu menyudahi cobaan yang sedang kamu hadapi sekarang.

Kamu yang dulu kemana? Sedang apa? Saya merindukan kamu yang itu, bukan kamu yang sekarang ini. Saya tahu ada beban yang dipikulkan kepadamu, ada tanggungjawab besar yang mengiringi setiap derap langkahmu, ada duka tersirat dari matamu. Tapi tahukah kamu, sobat? Seharusnya semua itu tak merubah kamu ! tunjukkan padaku, pada kita, pada mereka dan pada dunia bahwa kamu akan tetap baaik-baik saja dengan semua yang terjadi padamu saat ini. Tunjukkan kalau kamu masih bisa tersenyum walau kini langkahmu berat.

Ini hanya ombak ‘kecil’ untukmu. Layaknya kamu sedang berenang di lautan luas dan tiba-tiba ombak ‘kecil’ menerjangmu, namun ombak itu tak akan mampu membuatmu terombang-ambing bahkan tenggelam di lautan. Bangkitlah, kawan ! Tersedia cinta disini untukmu, tersaji canda tawa disini untukmu, tersaji dukungan untukmu. 

Langkahmu tak akan terhenti disini, kawan. Karena saya dan mereka selalu disampingmu memastikan langkahmu tak goyah. Memastikan kamu tetap berdiri dengan tegak dan kepala mendongak menatap dunia dengan tatapan tajammu. Kita ada disampingmu, sobat.. disampingmu, tuk selalu mengangkatmu kembali ketika kamu mulai jatuh. Kami menjadi pegangan untukmu disaat kamu mulai terjatuh dalam berjalan. Kami menjadi sandaran untukmu, sobat. Saat dunia tak memedulikanmu, kami masih disini peduli. Ketika pasir, rumput, ombak b ahkan bintang tak mau mendengar curahan hatiu, kami masih disinni tuk mendengarnya.

Kamu tahu kenapa semua ini harus terjadi untukmu? Kamu tahu kenapa Tuhan lebih memilihmu untuk ini? Memilihmu untuk menanggung cobaan ini? Karena Tuhan tahu kamu kuat untuk cobaan ini. Kamu tangguh untuk hadapi semua ini. Kenapa bukan saya? Kenapa bukan yang lain saja? Karena Tuhan tahu kami tak sekuat kamu, sobat. Kamu kuat untuk cobaan ini.

Kuatlah, sobat. Tunjukkan pada dunia, tunjukkan pada mereka yang mengguncingmu di belakang, tunjukkan pada mereka bahwa cobaan ini tak mampu menghapus senyum diwajahmu, tak mampu merenggut kebahagiaanmu, tak mampu goyahkan langkahmu,tak mampu membuatmu mengangkasa lagi, tak mampu membuatmu menatap dunia, tak mampu membuatmu terjatuh dan tidak mampu berdiri.

2 comments:

  1. Uchank said...:

    kenapa tiba tiba saya langsung semangat ya abis baca tulisan ini.
    hmmm nice mbak :)

    keep writing !

  1. makasih, uchank :)

    nih tuk seorang sahabat yag sedang diterjang ombak 'kecil' ..
    doakan sahabat saya ini yaa, kawand :)

Post a Comment