Surat Cinta Tertunda Untuk Sahabat

Wednesday, 5 February 2014
Dear Sahabat seperjuangan, @jayantijuntak
Holla Sayang, bagaimana tanggal 4 di bulan penuh kasih ini? Bahagiakah kau sobat? Jika saya tidak salah menghitung, ini 4 Februari ketiga kalinya kita lalui sebagai sahabat, saudara, keluarga. Benar, bukan??

Hey, ini surat cinta untuk kamu loh gadis Batak. Ini bukan surat cinta dari gebetanmu (itupun kalau memang ada, haha) atau dari seseorang yang kamu kagumi atau yang mengagumimu, Jay. Ini surat cinta dari sahabat Ambon Manisemu. Senang, bukan?

Bagaimana judulmu, Jay? Ketemukah? Ah.. Jangan dulu bahas judul deh, tidak akan kau temui kata romantis bila judul yang kita bahas.
Aku mengenalmu 2010 lalu, kala menjadi Maba, entah bagaimana awalnya kita bisa bersahabat dan hampir melewati banyak waktu bersama di tanah Sulawesi ini bersama. Sakit, bahagia, tawa, airmata, kita melewatinya, dan ada kebahagiaan, tangis bahagia yang akan masih kita lalui bersama, you know what I mean.. Aku pernah begitu mengkhawatirkanmu malam itu saat kita selesai mengadakan safari ramadhan angkatan kita yang pertama, bukan? Ingatkah kau Jay? Beberapa tahun setelah itu, aku masih tetap mengkhwatirkanmu, tak tega hati melihatmu pulang sendirian apalagi di malam hari, itulah mengapa malam itu setelah acara akustikan aku menyuruh kekasihku mengantarkanmu lebih dulu. Ah, kau memang jauh dari gambaran orang Batak di pikiranku Jay, but I love you, Sahabat :)

Yang paling aku ingat darimu Jay, kau benar-benar lawas. Aku bagaikan hidup kembali setelah berteman denganmu, bangkit jiwa lawasku, Jay. Itu tak bisa dipungkiri. Bagaimana kau akan bercerita dengan bahagia tentang idolamu, Kaka, seakan-akan kau mendampinginya disetiap detik dalam hidupnya Jay, ekspresimu, matamu yang berbinar-binar menunjukkan betapa Kaka berarti dalam hidupmu, Jay.

Jay, selamat ulangtahun Sayang.. Bahagia mengiringi setiap langkahmu, kesuksesan menjadi teman baikmu, segala yang kau impikan dalam hidup tak hanya sekedar menjadi impian belaka, ia menjadi sebuah kenyataan. Ini akan menjadi empat februari terakhir untuk kita sama-sama di tanah rantau ini, tapi bukan yang terakhir untuk persahabatan kita. Iya kan, Jay?

Maafkan bila di hari bahagiamu, aku tidak memberimu ucapan ulangtahun dalam bentuk apapun melalui media apapun Jay. Ya, kita merencanakan surprise untukmu, itulah sebabnya kau tak temukan ucapanku via SMS, twitter dan juga FB. Bahkan postingan ini pun aku upload di tanggal 5 bukan 4, salahsatu alasannya karena tanggal 4 yang jatuh di hari selaaa ini, aku harus memposting surat cinta kepada selebtwit, sehingga surat ini baru bisa terposting sehari setelah hari bahagiamu Jay. Maaf ya, Jayanti. Maaf juga karena aku tidak sempat hadir di surprise party kecil-kecilanmu tadi, terhalang beberapa urusan, namun yang pasti doa tulus dari sahabat tidak akan pernah terhalang, menembus kangit, sampai kepada Tuhan, dan dijabah. Bahagia selalu Jay, semoga kelak mendapatkan jodoh seperti idolamu, Kaka, Jay.maafkan untuk surat tertunda ini Sahabat :')

0 comments:

Post a Comment