Showing posts with label Buku dan novel. Show all posts
Showing posts with label Buku dan novel. Show all posts

Kalimat-kalimat Favoritku dalam Kumpulan Puisi Mencintaimu Pagi, Siang, Malam #Siang

Wednesday, 23 November 2011
Siang tanpa terik.
Sejak kamu embunkan gurun dihatiku.

Siang yang bimbang.
Melupakan pagi atau menantikan malam.
Melupakanmu atau menantikan dia.

Siang terlambat untuk memulai.
Tak ada lagi cinta di pagi yang ranum.
Semua hanya sisa.

Siang merenggangkan aku dan kamu.
Memanggang amarah menjadi angkara,
Mungkin kita perlu berteduh.

Kamu seperti siang hari,
Tak mau mengawali seperti pagi,
Tak berani mengakhiri seperti malam.

Kalimat-kalimat Favorit dalam Kumpulan Puisi Mencintaimu Pagi, Siang, Malam #Pagi bag.2

Friday, 4 November 2011
Apakah kamu akan tetap mencintaiku
Pagi ini, esok pagi dan pagi berikutnya?
Setelah kita terjaga dari mimpi singkat semalam ini.

Berjengkal rasa sudah
Kujabarkan setiap pagi.
Kupikir mendekatkanku padamu.
Masih juga kamu terlelap disampingnya.

Gerimis pagi ini ialah surat
Yang tak pernah kukirimkan kepadamu.
Selalu rintik airmataku mengahpus tulisannya.

Kunamai kamu dengan pagi.
Alasanku bangun setiap pagi.

Karena pagi mampu,
Aku tetap mencintaimu setelah semua
Gelap yang membutakan kita.

Tak bisakah kamu menjadi
Seperti pagi yang adil?
Mencintainya, mencintaiku.

Review Buku 'Habibie&Ainun

Wednesday, 2 November 2011

Terimakasih untuk teman baik saya, Yayu yang telah berbaik hati meminjamkan buku karya Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie ini kepada saya, ketika saya datang membuat tugas statistik di kostnya. Sebuah buku penggugah inspirasi.

Buku karya Bpk. BJ Habibie yang berjudul Habibie & Ainun ini merupakan hadiah kepada isteri tercinta beliau almarhumah Hj. Hasri Ainun Habibie binti R. Mohammad Besari. Buku ini berisi 37 bab dengan 323 halaman, mengulas habis tentang kehidupan sepasang suami isteri yang mengikat janji suci pada hari Rabu tanggal 7 Maret 1962 ini, rumah tangga mereka yang mampu menjadi teladan untuk setiap mereka yang telah membangun biduk rumah tangga. Buku ini mengisahkan bagaimana kehidupan Pak Habibie dan Ibu Ainun selama 48 tahun 10 hari. 

Kalimat-kalimat Favoritku dalam Kumpulan Puisi Mencintaimu Pagi, Siang, Malam #Pagi bag.1

Monday, 31 October 2011
Ini merupakan beberapa kalimat yang saya sukai dalam buku kumpulan puisi‘Mencintaimu pagi, siang, malam’ karya Andrei Aksana yang baru siang tadi saya pinjam dari teman saya Aswan yang biasa disapa Abang. Dan buku ini habis saya baca dalam 2 jam. Terimakasih, abang.

Pagi adalah saat kuterjaga oleh detak jantungmu,
aku terlelap di dadamu semalam.

Pagi adalah kata pertama
Yang berkelana mencari arti.
Cintamukah yang menungguku di ujung sana?

Pagi putih ini kuberikan untuk kamu.
Kamu yang kupilih untuk mewarnainya.

Pagi adalah cinta yang tak mau pergi,
Datang dan datang lagi.

Pagi untuk bangun melanjutkan mimpiku.
Mencintaimu lagi. Dalam nyata.

Pagi untuk memburu, berkendara angin.
Menyusulmu yang jauh di batas horizon.

Pagi untuk menyadari,
Mimpiku tidak berubah. Tetap kamu.

Pagi di ujung mimpi, aku bangun dan mandi.
Untuk mencintaimu sampai ke ujung hari.

Pagi kelopak yang luruh.
Menghirup resah tanah kering.
Kemarau membawa pergi.
Kenangan bersayap.
Percuma bertanya.

Pagi menyimpan cerita
Yang tercecer tadi malam.
Bergumpal menjadi awan. Biar tetap disana.

Pagi saat aku tidak ingin bangun,
Karena tidak mungkin mencintaimu dalam kenyataan.

Pagi tak pernah bersembunyi.
Disisihkannya malam tanpa ragu.
Tak bisakah kamu seyakin itu?
Berani memiliki aku.

Pagi untuk mengejar kereta.
Aku dan kamu menunggu.
Di peron yang berbeda.


Pagi adalah bekal roti
Yang dibuatkan Ibu dengan doa,
Diantarkannya kita ke pintu,
Agar kita tahu jalan kembali
Setelah mengejar mimpi.

p.s: terimakasih tuk Abang dan terimakasih untuk bang Andrei Aksana atas kumpulan puisinya. Turun naik emosiku, membaca setiap lembarnya :)

Berteman Dengan Kematian (Catatan Gadis Lupus-True Story)

Thursday, 6 October 2011

Hujan menyambut malam ini dengan syahdu, mengalun lembut, bernada seperti nyanyian bidadari di ujung senja. Angin mengalir ke sela jendela yang tak berkayu, masuk kedalam ruang kosong yang gelap dan sunyi, lalu menusuk pori-pori kulit sang gadis yang meringkuk, semakin ringkih dan membeku. Di ujung kamar, tampak dua malaikat sedang asyik berbincang sambil menikmati secangkir bintang. Senyum keduanya seolah doa yang menghangatkan tubuh sang gadis yang bermuka pucat itu, yang sedang berselimut harapan agar tetap bersemangat menghadapi hari-harinya. Dua malaikat yang selalu setia menemani dan memperhatikan setiap detak jantung gadis itu. (Si Hidup)

"Berani Menertawakan Diri Sendiri"

Wednesday, 20 July 2011

‘Berani Menertawakan Diri Sendiri’ adalah sebuah buku yang ringan tapi sarat dengan pembelajaran. Buku ini berisi kisah-kisah jenaka yang bertaburkan makna. Buku ini sangatlah luar biasa, memiliki makna yang dalam, disusun secara apik melalui kesimpulan dari setiap artikel dan ditutup dengan Golden Word yang menguatkan dari orang-orang sukses. Melalui buku ini kita dapat mengambil pembelajaran yang akan menguatkan kita dalam menghadapi kehidupan.

Buku karya Bapak Sulaiman Budiman ini sangatlah segar dan inspiratif, kita dapat mengetahui bagaimana membangun kepribadian diri. Buku ini juga dapat memandu kita untuk ‘bercermin diri’, sehingga kita mampu melihat diri kita dengan lebih jelas lagi.

Buku ini memberikan pencerahan kepada kita bahwa banyak hal yang bisa ditertawakan dalam hidup kita sendiri. Buku ini bisa dijadikan rujukan untuk terus menertawakan diri kita. Buku ini membuat kita belajar untuk lebih pandai melihat lebih dalam ke diri kita, lebih jeli menilai diri kita sendiri, sebelum kita menyibukkan diri untuk melihat orang lain dan sibuk menyusun kalimat-kalimat penilaian untuk orang lain. Buku ini sangat luar biasa dan inspiratif, bacaan yang ringan namun mampu menyadarkan kita untuk lebih berani menertawakan diri kita sendiri.

Buku ini memberikan cerminan kepada kita bahwa seringkali kita lebih sering menertawakan diri orang lain, menertawakan kebodohan orang lain, menertawakan kesalahan yang dilakukan oleh orang lain, begitu mudahnya kita menertawakan orang lain, padahal dirinya sendiri juga pantas untuk ditertawakan. Kisah-kisah yang terdapat di buku ini memberikan kita pelajaran untuk lebih menyadari kekurangan dan kelemahan diri sendiri .

Buku ini memberikan kita pelajaran berharga bahwa dengan berani menertawakan diri sendiri, maka hidup kita akan lebih bahagia, hati lebih damai. Mengajarkan kita untuk lebih menghargai orang lain. Buku ini juga memberikan kita semangat saat kita sedang merasakan kegagalagn, membuat kita lebih kuat dalam menghadapi kegagalan.



‘’Orang yang berjiwa kerdil adalah orang yang sering menertawakan kelemahan orang lain. Dan, orang yang berjiwa besar adalah orang yang sering menertawakan kelemahan dirinya sendiri.’’

Sekuel Terakhir, Harry Potter and The Deathly Hallows

Thursday, 7 July 2011


Apa kalian sudah baca novel Harry Potter terakhir yang berjudul Harry Potter and Deathly Hallows? Sudah nonton filmnya? Ya, tapi sebaiknya kalian harus mencoba membaca novelnya. Novel ketujuh ‘harry Potter and Deathly Hallows’ merupakan novel terakhir dari sekuel Harry Potter ini. Seperti yang diketahui, karena ini merupakan novel terakhir maka di novel ini bercerita tentang benda-benda sihir yang sangat magic yang disebut Deathly Hallows atau Relikui Kematian. Benda-benda yang dimaksud adalah tongkat sihir elder, batu kebangkitan dan jubah gaib. J.K Rowling di novel terakhirnya ini benar-benar mendiskripsikan secara detail tentang bagaimana perjalanan Harry, Hermione dan Ron dalam memburu horcrux-horcrux, bagaimana kagetnya Harry saat mengetahui kehidupan pribadi Kepala Sekolah, Professor Dumbledore, dan masih banyak lagi. Didiskripsikan dengan sangat detail dan luar biasa.
Di novel ini juga, akhirnya kita dapat mengetahui siapa sebenarnya Professor Severus Snape itu, bagi yang tidak suka dengan Professor Snape dari awal cerita Harry Potter ini pasti cukup kaget setelah membaca novel ketujuh ini. Professor Snape-lah yang selama ini membantu Harry Potter, menjadi mata-mata Professor Dumbledore dan beliau juga mencintai Lily Potter, Ibunda Harry hampir sepanjang hidupnya. Terbukti dari patronus Snape rusa betina perak, persis seperti patronusnya Lily. Dia menjadi mata-mata Dumbledore dan membantu Harry, saking cintanya pada Lily karena Harry mewarisi mata indah Lily.
Saat membaca novel ini juga, kita akan turut benar-benar merasakan apa yang dirasakan oleh Harry setelah ada banyaknya cerita tentang Professor Dumbledore. Kita turut merasakan emosi yang dirasakan Harry, perasaan bingung, antara percaya dan tidak percaya tentang Professor Dumbledore dan masih banyak lagi.
Di novel ini juga sangat bisa dibayangkan bagaimana dukungan penyihir-penyihir anti Voldemort mendukung Harry Potter. Dukungan dan bantuan yang tak disangka-sangka pun berdatangan, salahsatunya adalah bantuan si peri rumah, Dobby yang muncul di ruang bawah tanah Malfoy Manor yang ternyata dikirim oleh Aberforth, adik kandung Dumbledore.  Sangat-sangat menakjubkan. Di novel ini juga diketahui bagaimana horcrux-horcrux milik Lord Voldemort ditemukan dan dapat dihancurkan oleh Harry dan dua sahabatnya ini. Seperti yang diketahui, horcrux pertama yang berhasil dihancurkan oleh Harry adalah buku harian Tom Riddle (Harry Potter and The Chamber of Secret), cincin Marvolo Gaunt yang dihancurkan oleh Professor Dumbledore, liontin yang dihancurkan oleh Ron Weasley, Piala Hufflepuff yang dihancurkan oleh Hermione, diadem Ravenclaw yang hancur karena Fiendfyre-api kutukan, ular Nagini yang dibunuh oleh Neville Longbottom dan horcrux terakhir adalah si Harry itu sendiri. Ron yang berusaha membuka jalan ke kamar rahasia dengan menggunakan bahasa Parseltongue untuk bisa mengambil taring basilisk demi menghancurkan Horcrux.
Diketahui juga bahwa pada akhirnya Harry Potterlah yang menjadi pemilik sah dari ketika benda relikui kematian itu. Di novel yang berjumlah 999 halaman ini, didiskripsikan secara detail pula tentang bagaimana akhirnya Harry Potter menyerahkan dirinya pada kematian di tangan Lord Voldemort dan tindakan itu secara tidak langsung menjadi senjata dalam membunuh Lord Voldemort. Harry menjadi horcrux terakhir yang tak sengaja dibuat oleh Voldemort. Karena Harry menyerah untuk memeluk kematian di tangan Voldemort, secara tidak langsung dia telah menghancurkan horcrux dalam dirinya sendiri. Di novel ini juga kita mengerti bagaimana Dumbledore meninggal, alasan Snape dibunuh oleh Voldemort dan kemenangan Harry Potter hanya karena Narcissa, Ibu Draco Malfoy yang ingin bertemu anaknya di kastil, maka itu ia pun berbohong kepada Voldemort bahwa Harry telah mati, dan mereka kembali ke kastil untuk merayakan kemenangan Voldemort yang ternyata berubah menjadi kemenangan untuk Harry Potter.s Dan yang paling seru lagi adalah peristiwa pertempuran di Hogwarts. Sangat luar biasa, akhirnya Voldemort mati, abdinya yang paling setia Bellatrix Lastrange mati ditangan Ibunda Ron dan kekalahan di pihak Voldemort. Dan endingnya, dunia sihir akhirnya aman. Ron menikah dengan Hermione dan memiliki dua anak, Harry Potter menikah dengan Ginny Weasley dan memiliki tiga anak.
Bagi kalian yang sudah nonton filmnya, tidak ada salahnya bila kalian membaca novelnya juga, karena pastinya sedikit berbeda rasanya bila kalian membaca novel dan menonton. Sensasinya beda. Dan bagi kalian yang sudah baca novelnya, tidak bosan kan kalau dibaca lagi? Akhirnya, berakhir sudah cerita Harry Potter ini. Cerita Harry Potter ini benar-benar seperti hidup dan nyata untuk kita yang menyukainya.

Sumber gambar: nodix.blogspot.com